Kontekstualisasi Ekonomi Kreatif Partisipatif Menuju Kemandirian Pesantren

  • Darul Ma`arif Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo
Keywords: Kata kunci: ekonomi partisipatif, kemandirian pesantren

Abstract

Abstrak

Petumbuhan dan perkembangan pesantren di Indonesia jelas mewarnai sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Sejalan dengan perubahan sosial akibat modernisasi-industrialisasi pasti membutuhkan pesantren untuk memberikan reaksi atau respon yang memadai. Rekasi pesantren terhadap perubahan yang terjadi sejauh ini lembut dan keras. Ada yang terbuka da nada yang dekat. Oleh karena itu, fungsi pesantren tidak hanya sebagai pusat untuk menghasilkan pemikir agama (center of excellence), sebagailembaga yang mencetak sumber daya manusia, tetapi juga diharapkan menjadi lembaga yang dapat memberdayakan masyarakat (agen pembangunan). Melihat fungsinya, pesantren sebenarnya dapat bertindak sebagai lembaga perantara yang diharapkan menjadi dinamis dan katalisator untuk memberdayakan sumber daya manusia, mendorong pembangunan disemua bidang, termasuk di bidang ekonomi. Sebagai konsekuensi dari keterlibatan masyarakat dalam memperkuat ekonomi diantara pesantren, ia belum tersentuh secara kreatif dan serius dalam bentuk integrasi integral dan eksplisit oleh pesantren. Tradisi itu sendiri tidak cukup untuk bermetamorfosis sebagai nilai-nilai masyarakat sipil yang beradab, universal dan berorientasi jauh ke depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memunculkan spirit pesantren khususnya dalam mewujudkan ekonomi kreatif pastisipatif untuk dapat menopang laju perekonomian pesantren serta meningkatkan peran masyarakat sekitar dalam pengelolaan dan pengembangan ekonomi pesantren.

Published
2020-07-02
How to Cite
Darul Ma`arif. (2020). Kontekstualisasi Ekonomi Kreatif Partisipatif Menuju Kemandirian Pesantren. At-Tasyri’: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 1(02), 9. https://doi.org/10.51772/tasyri’.v1i02.51
Section
Articles