Strategi Islamic Branding Lembaga Fintech Syariah dalam Menarik Minat Funder dan Beneficiary: Studi pada ALAMI Fintech Sharia

  • Sonia Rosta Alannawa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Keywords: islamic branding, Funder, Beneficiary, ALAMI

Abstract

Data BPS tahun 2010 menyebutkan jumlah populasi umat muslim di Indonesia sebanyak 207,2 juta jiwa menjadikan Indonesia sebagai pertimbangan para produsen dalam mengembangkan potensi pangsa pasarnya. Dari banyak perusahaan startup muslim global yang telah berdiri di Indonesia, ALAMI Fintech Sharia menjadi salah satu yang banyak diminati publik karena memiliki produk investasi P2P Lending berbasis syariah dengan tingkat keberhasilan yang signifikan. Keberhasilan penerapan strategi marketing Islamic branding di ALAMI membuat penulis


tertarik meneliti hal ini. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan strategi ALAMI diantaranya dari nama perusahaan yaitu singkatan dari Alif Lam Mim jelas membawa unsur islami, memiliki tampilan website mengenai produk syariah yang transparan, memberi banyak tawaran promosi pembiayaan berbasis islami yang berlandaskan pada fatwa DSN-MUI, dan menggunakan akad pembiayaan syariah. Ketertarikan para Funder dan Beneficiary dalam melakukan P2P Lending Sharia banyak dipengaruhi atas strategi Islamic branding yang diterapkan ALAMI meliputi segi keberhasilan pembiayaan, pelunasan pembiayaan yang tepat waktu dan jaminan uang kembali. Dengan demikian peneliti menarik kesimpulan bahwa strategi Islamic Branding yang diterapkan oleh PT. ALAMI Fintech Sharia bisa memudahkan dan berpotensi menarik minat serta kepercayaan para Funder dan Beneficiary dalam melakukan pembiayaan.

Published
2023-07-06
How to Cite
Alannawa, S. R. (2023). Strategi Islamic Branding Lembaga Fintech Syariah dalam Menarik Minat Funder dan Beneficiary: Studi pada ALAMI Fintech Sharia. At-Tasyri’: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 4(02), 153-176. https://doi.org/10.55380/tasyri.v4i2.482
Section
Articles