Analisis Evaluatif Manajemen Pemasaran Pada Jenang Dodol Teguh Raharjo Ponorogo Perspektif Balanced Scorecard

  • Okta Khusna Aisi Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo
Keywords: Keywords: Marketing Management, Balanced Scorecard System

Abstract

Abstract

Along with the rapid development of science and technology, the entrepreneurs are required to always do learning and evaluation in order to be able to survive facing competition. Before the balanced scorecard was discovered, companies generally would use the traditional approach of using separate measrement tools such as finance because only the finance parts were easily measured, calculated and analyzed. Throught the balanced scorecard, all company activities can be measured, analyzed, and evaluated in an integrated manner quickly and easily. Balanced scorecard is a tool  used to measure company performance by paying attention to financial and non financial concepts between the short term and the long term and involves internal external factors.

 

Abstrak

Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, para pengusaha dituntutuntuk selalu melakukan pembelajaran dan evaluasi agar bisabertahan menghadapi persaingan.Sebelum penilaian dengan Balance  Scorecard ditemukan, perusahaan umumnya akan menggunakan pendekatan tradisional menggunakan alat pengukur yang terpisah seperti keuangan karena hanya bagian keuangan yang mudah diukur, dihitung dan dianalisis. Pemikiran yang seimbang dengan Scorecard. Semua kegiatan perusahaan dapat diukur, dianalisis, dan dievaluasi secara terintegrasi dengan cepat dan mudah. Balanced Scorecard adalah alat yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dengan memperhatikan konsep keuangan dan non keuangan antara jangka pendek dan jangka panjang dan melibatkan faktor eksternal internal.

Published
2020-07-02
How to Cite
Okta Khusna Aisi. (2020). Analisis Evaluatif Manajemen Pemasaran Pada Jenang Dodol Teguh Raharjo Ponorogo Perspektif Balanced Scorecard. At-Tasyri’: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 1(02), 39-40. https://doi.org/10.51772/tasyri’.v1i02.48
Section
Articles